Purnama!
tawamu,
masihkah renyah seperti saat pertama kita jumpa?
Tawa yang membuat sudut hatiku riang.
Atau jangan-jangan,
kehidupan tega membuatnya kusut?
Purnama,
akulah bintang.
Masihkah kau ingat aku?
Atau jangan-jangan
hingar bingar kota membuatmu
lupa akan kenangan kita? (HM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar