PURNAMA...
Oleh Hamba Moehammad
purnama, mungkin seminggu, sebulan (sambil menatap bulan) kita berpagut di antara kebun anggur yang rimbun. juga bunga yang rimbun.
purnama, kulambaikan segenap kenangan tentang kita, ketika lagu perpisahan hampir selesai kau nyanyikan.
purnama, haruskah kubawa harapan di antara debu terbang di jalanan, yg hampir terang oleh fajar?
purnama, tak ada saputangan untuk sekadar menyapu airmata karena karena tangis sudah percuma.
purnama, setelah mengarungi sejuta kota, mungkin aku akan sekarat, lalu membuat surat untuk sekadar kau ingat.
purnama, kini aku makin basah dalam deras yang kian menjadi, dan berharap sua denganmu di laut yg mungkin telah menjadi pemisah.
purnama, ingin benar aku menjadi ombak yg mengarungi pepantai, sembari mencatat kisah kita di lembar diari.
purnama, masihkah merah pipimu dan lembut jemarimu seperti terakhir kita bertemu?
purnama, aku rindu. sungguh.(HM)
Kamis, 07 November 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar